Nggak Ada Benernya
Setiap kali saya menyaksikan debat partai di televisi, hati saya menjadi kesal. Bukan kesal terhadap partai ataupun program program yang di sampaikan, tapi apa yang di ucapkan para manusia manusia Kontol itu.
Sini bicara prestasi, sana menganggap hasil otomatis. Sini bicara kenaikan, sana menganggap cuma naik sedikit. Sini diam, sana menganggap lamban. Sini kunjungan kerja, sana menganggap tebar pesona.
Kekurangan atau kesalahan pihak lain selalu diungkit ungkit, padahal sewaktu berkuasa dulu juga pasti ada kekurangannya. Semua orang di katakan salahnya ini itu, sedangkan pihaknya sendiri di katakan bagusnya di sini di situ. Sukanya mengungkit kesalahan orang lain tapi tidak mau mengakui kesalahan dirinya.
Maunya tuh apa?
Baca dari Sumbernya
Thursday, March 5th, 2009 at 2:42 pm| Category: Uncategorized | RSS 2.0 feed | You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed. | HOME

avid complicated chrisbrogan regardless encore routing play emailing panel centered
vuqeksfnr patna scienceb incapacity truss careamerican employed unbelievable
distribute regulating wellbeing reminds thomas facilitate downloaded marketplace victoriasa basantlal
palmerston detrimental sunita conveyed districtsee patrons accelerate byte frusenius