salesmanship anak 5 tahun
menjual = kegiatan pembicaraan sehari-hari
rifqi (5 tahun), anak saya, minta diajak untuk ke rumah om-nya. dia memang akrab dan deket sama om rafif-nya. hampir beberapa hari minggu terakhir rifqi minta diajak ke rumah om-nya.
dan minggu pagi itu dia merengek minta diajak ke sana lagi. saya juga tahu dia kesana untuk main play station (ps). saya memang tidak berniat membelikan dia PS dengan alasan, menurut saya mainan itu membuat ketagihan, cenderung antisosial, gangguan mata,dan seabreg alasan lain. dan saya sudah memberikan pengertian mengapa saya tidak membelikannya PS.
karena merasa nggak enak setiap minggu harus “ngrepotin” om-nya karena kedatangan rifqi terus, hari itu saya tidak berniat mengantar rifqi kesana.
nahhh mulai dari sini sebenarnya saya mau cerita. Dengan sekuat tenaga rifqi “mempertahankan diri” supaya tetap bisa main kesana.
mulai dari mengatakan alasannya karena ini hari minggu, bete di rumah, kangen sama om nya, sampai yang lebih ekstrim… merengek, menangis, meronta-ronta, selanjutnya bargaining waktu, cuma sampai sore saja… dan seterusnya…
akhirnya closing juga dia. saya menyerah, kita sepakat, nanti sore saya antar dia ke sampai ke tempat omnya habis maghrib saya akan jemput dia.
kalau saja semua sales, se-struggle rifqi kemungkinan besar mereka akan closing lebih banyak.
Thursday, April 2nd, 2009 at 11:22 am| Category: Uncategorized | RSS 2.0 feed | You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed. | HOME

