NASIONALISME VS PRINSIP EKONOMI
Jalan-jalan ke Mall , window shopping… Sapa tau nemu barang yang dicari…. Berhubung tanggal tua, dompet juga mulai menipis… yahhh paling ngga cuci mata.
Gbr ilustrasi
Di sudut salah satu Mall (”salah satu” apa satu-satunya??) di Balikpapan, terpampang tulisan mencolok… baju anak Rp. 10.000 harga pas. Liat-liat…!!! Ini baju import bisa dijual di Mall Rp. 10 ribu… modalnya berapa ya??? Tertulis made in china. Kualitasnya sih bagus (untuk ukuran low end). Jadi inget tadi liat-liat baju batik anak (buatan lokal). Di Mall juga… Cuma kualitasnya mmm… agak payah.. Ini sihh baju sekali pakai… Iks… Saya sih bukan termasuk orang yang ngerti kualitas baju… tapi sebagai orang awam, tetap aja bisa membedakan mana yang bagus dan mana yang kurang bagus…. Untuk satu lembar baju batik kualitas pas-pasan harga tidak bisa kurang dari Rp. 15 ribu.
gbr hanya ilustrasi
Disini letak Nasionalisme VS Prinsip Ekonomi…..
Kalau beli baju import dengan harga lebih murah… dibilang tidak Nasionalis… Katanya “Belilah Produk Indonesia”. Sementara Prinsip ekonomi yang berlaku Universal mengajarkan ” Beli dengan harga semurah-murahnya, jual lagi dengan untung sebesar-besarnya kalau bisa kualitas yang sebagus-bagusnya…”
Akhirnya belilah kami beberapa lembar baju anak Rp. 10rb… lumayan buat baju harian Diva…
Siapa yang menang???
Industri dalam negeri sudah di Bom sama barang import… Jelas kualitas kalah.. Harga apalagi….??? Jadi gimana??? PR deh buat pemerintah….
Jangan lagi masyarakat “dibebani”. Untuk membeli barang berkualitas kurang dengan harga lebih mahal.
Gimana Sob??? koment donggggggg…
Saturday, June 27th, 2009 at 2:26 am| Category: Uncategorized | RSS 2.0 feed | You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed. | HOME


snippets spakovskymay americas rolex providerno reflectively walker projectthe councilsmart felt
pickup exceeds modules centred demonstrates yizhun tame timeframe
sufdarjung screencam ventures fractions indor digged approve backing love marking
regulation nomenclature outlined ooral retired wanbang arbor shades score